Untukmenentukan waktu lisis darah mencampurkan cairan darah dengan larutan NaCl 5%, 2%, 0,9%, 0,6%, 0,4%, 0,2%, aquadest dan larutan sabun. Larutan Isotonis adalah larutan yang mempunyai tekanan osmotic sama dengan isi sel. Larutan Hipotonis adalah larutan yang memiliki tekanan osmotic lebih rendah dari plasma darah. Larutan Hipertonik
LarutanNaCl juga merupakan senyawa ion yang dalam bentuk larutan dapat menghantarkan listrik. kristal NaCl 2,77 gr dengan tegangan 3 volt, I = 0 m.A daya hantar listriknya 0. Larutan terakhir adalah larutan [NaOH] pada saat 0,05 M dengan voltase 3 daya hantar listriknya adalah 6,67 ohm-1, saat [NaOH] 0,1 M voltase 3 volt daya hantar
09 g NaCl per 100 ml larutan• Pengukuran Tonisitas: a. Metode Hemolyticb. Metode yg menentukan Sifat. Apomorfin HCL isotonis dengan serum darah adalah 0,76 gram. Page 17 • Jumlah NaCl yg ekivalen dgn 1 g bhn obat Dimana berat obat sebesar 0,3 g, jumlah yang biasa digunakan untuk 1. ounce cairan larutan 1%
Perlunyakondisi isotonis bagi sebuah larutan yang dipakai untuk membrane halus dapat digambarkan denganmencampur sedikit darah dengan NaCl encer yang tonisitasnya berbeda-beda. Misalnya bila sedikit darah difebrinasi untuk mencegah terjadinya pembekuan darah dengan memberinya larutan yang mengandung 0,9 NaCl per 100 ml, sel itu akan tetap
Keadaanini memberikan pergerakan bebas air melintasi membran tanpa mengubah konsentrasi zat terlarut di kedua sisi. Beberapa contoh larutan isotonik adalah 0,9% normal saline dan lactated ringers. Pengertian Larutan isotonik. Larutan isotonik adalah larutan yang memiliki osmolaritas, atau konsentrasi zat terlarut yang sama, dengan larutan lain.
banyakNaCl yang dibutuhkan untuk membuat larutan isotonis) 2. Didihkan aquadest. 3. Semua bahan dilarutkan ke dalam aquadest panas 4. Periksa pH larutan apakah telah mencapai antara 5 - 7; jika kurang asam ditambahkan HCl 0,1 N; jika kurang basa bisa ditambah NaOH 0,1 N 5. Sisa aquadest ditambahkan 6. Larutan digojok dengan karbo adsorben 0
Larutanirigasi adalah larutan steril, bebas pyrogen yang digunakan untuk tujuan pencucian dan pembilasan. Sodium Klorida ( NaCl ) secara umum digunakan untuk irigasi ( seperti irigasi pada rongga tubuh, jaringan atau luka ). Larutan irigasi NaCl hipotonis 0,45% dapat digunakan sendiri atau tanpa penambahan bahan tambahan lain.
molaritaslarutan. tetapan gas. suhu. faktor Van't Hoff. jumlah ion. Larutan dengan konsentrasi sama yang memiliki tekanan osmotik terbesar adalah larutan elektrolit karena terdapat faktor Van't Hoff. Larutan nonelektrolit contohnya adalah , , , , dan lainnya. Larutan elektrolit contohnya adalah . Jadi, jawaban yang benar adalahE.
Sediaanyang dibuat adalah injeksi aminofilin dengan volume 10 ml dengan penambahan volume sebanyak 0,5 ml. Injeksi ini bersifat hipotonis sehingga diperlukan pengisotonis agar sediaan menjadi isotonis dan mudah diterima oleh tubuh. pH dari sediaan ini adalah 8,8. Kesalahan pada praktikum ini adalah tidak dilakukan penyaringan sebelum dikemas
Scribdadalah situs bacaan dan penerbitan sosial terbesar di dunia. Untuk 100 ml lar dibutuhkan NaCL = 0,55 g • Untuk 500ml = 5 x 0,55 g = 2,75 g NaCl agar larutan tsb isotonis • 2. sulfat = 0,20 artinya 1 g amfetamin sulfat dalam lar memberikan efek osmosis yang sama dengan efek osmosis yang disebabkan oleh 0,20 g NaCl
QnD5.