11 Latar Belakang. Metode penelitian adalah suatu cara ilmiah yang digunakan untuk mendapatkan data dengan tujuan penelitian. Menyelesaikan tugas secara efisien dan efektif adalah penting. Akan ttapi yang lebih penting yaitu mengetahui tentang hal-hal yang harus dilakukan dan memastikan bahwa tugas yang diselesaikan bergerak ke arah tujuan. Analitis suatu penelitian yang dilakukan harus dapat dibuktikan dan diuraikan dengan menggunakan metode ilmiah dan ada hubungan sebab akibat antar variabel-variabelnya. Baca juga: Analisis SWOT. Tujuan Penelitian. Pada dasarnya tujuan penelitian adalah untuk menemukan suatu pengetahuan yang dapat dimanfaatkan bagi manusia dan lingkungannya. SERIKAJIAN ILMIAH, Volume 14, Nomor 1, Januari 2011 _____ PENGARUH PARTISIPASI DALAM PENYUSUNAN ANGGARAN TERHADAP KINERJA MANAJERIAL PERUSAHAAN MELALUI KECUKUPAN ANGGARAN, KOMITMEN ORGANISASI, KOMITMEN TUJUAN ANGGARAN, DAN JOB RELEVANT INFORMATION (JRI) Stefani Lily Indarto, Stephana Dyah Ayu Fakultas Ekonomi, Unika Soegijapranata Semarang ABSTRACT The relation between budgetary participation Dalamproses pengumpulan data-data dan juga proses pembuatan makalah inikami berterima kasih kepada : 1. Bapak Drs. H. Darsono selaku Ketua Yayasan Universitas Pamulang. 2. Bapak Dr. H. Dayat Hidayat, Universitas Pamulang. 3. Bapak Drs. Buchori Hasmi Nurisman, MM. selaku Wakil Rektor Satu Universitas Pamulang. Bahasanpengertian penyelidikan dan penyidikan menurut para ahli, macam tindakan, tujuan, dan contohnya BACA DOSENsosiologi.Com. Tujuan Penyelidikan dan Penyidikan. Sebagaimana yang tercantum dalam Pasal 1 angka 5 KUHAP, secara tersirat tujuan dilakukannya penyelidikan adalah untuk mencari dan menemukan peristiwa yang diduga merupakan 1 Metode Ilmiah dan pengukuran 2. Klasifikasi Makhluk hidup dan benda 3. Tingkatan organisasi kehidupan 4. Sifat dan karakteristik zat 5. Suhu dan Kalor 6. Atom, molekul, senyawa, campuran dan pemisahannya 7. Perubahan sifat fisika dan kimia 1. Sistem tata surya 2. Kedudukan matahari, bumi dan bulan 3. Lapisan-lapisan bumi 4. Gerak dan Gaya 5. Muhammadiyahsebagai organisasi tentu mempunyai maksud dan tujuan dalam pendiriannya seperti diuraikan diatas. Berdasarkan keyakinan dan cita-cita hidup yang berasas islam dan dikuatkan oleh hasil penyelidikan secara ilmiah historis dan sosiologis Muhammadiyah berkeyakinan bahwa ajaran yang dapat di gunakan untuk melaksanakan hidup yang Mengetahuiperkembangan dan proses peningkatan kegiatan. Data sejarah perkembangan satuan yang bersangkutan dan lain-lain. Jenis - jenis Laporan. 1.Laporan Ilmiah. Laporan Ilmiah adalah laporan yang disusun melalui tahapan berdasarkan teori tertentu dan menggunakan metode ilmiah yang sudah disepakati oleh para ilmuwan (E.Zaenal Arifin,1993). Penyelidikanyang hati-hati, sistematik dan terus menerus terhadap suatu masalah dengan tujuan untu digunakan dengan segera untuk keperluan tertentu. Hasil penelitian tidak perlu sebagai suatu penemuan baru, tetapi merupakan aplikasi baru dari penelitian yang telah ada. Penelitian terapan akan memerinci penemuan Penelitianpada hakikatnya adalah suatu usaha untuk menemukan, mengembangkan, dan menguji kebenaran suatu pengetahuan dengan menggunakan metode-metode ilmiah. Para pakar mengemukakan pendapat yang berbeda dalam merumuskan batasan penelitian atau penyelidikan terhadap suatu masalah, baik sebagai usaha mencari kebenaran melalui pendekatan ilmiah. AlDW. Audit manajemen, sesuai dengan namanya adalah sebuah kegiatan yang berupaya untuk mengevaluasi kinerja berbagai proses dan fungsi manajemen. Kegiatan ini umumnya selalu dilakukan oleh berbagai macam bisnis. Ada berbagai tahapan, teknik, dan jenis ketika sebuah perusahaan atau organisasi melakukan audit manajemen. Kegiatan ini juga tentunya mempunyai tujuan, tidak mungkin audit manajemen dilakukan tanpa adanya kepentingan. Lantas, apa sajakah hal-hal terkait audit manajemen secara detail? Audit manajemen adalah sebuah kegiatan untuk memeriksa, meninjau, dan menilai berbagai kebijakan serta tindakan manajemen berdasarkan standar tujuan tertentu melampaui audit konvensional, yang melibatkan pemeriksaan transaksi keuangan dan pembukuan akun. Menurut pengertian beberapa ahli, definisi mengenai audit manajemen ini adalah 1. RA Supriyono Audit manajemen adalah penyelidikan bisnis dari tingkat tertinggi ke bawah untuk memastikan apakah manajemen yang baik berlaku secara keseluruhan. Audit manajemen berupaya memfasilitasi hubungan yang paling efektif dengan dunia luar dan kelancaran organisasi internal. 2. Taylor dan Perry Audit manajemen adalah metode untuk mengevaluasi efisiensi manajemen di semua tingkatan seluruh organisasi atau lebih khusus lagi. Audit manajemen terdiri dari penyelidikan bisnis oleh badan independen dari tingkat eksekutif tertinggi ke bawah, untuk memastikan apakah manajemen sudah berjalan dengan baik. Hasil pemeriksaan ini kemudian dilaporkan untuk memastikan keefektifannya. 3. Carmichael dan John Wilingham Audit manajemen adalah konsep baru dalam audit. Audit manajemen adalah review analisis dan penilaian kompetensi dan kapabilitas manajemen dalam menjalankan visi perusahaan. Tujuan dari audit manajemen bukanlah untuk menilai kinerja eksekutif individu tetapi lebih kepada evaluasi efektivitas tim manajemen, demi kepentingan semua pemangku jabatan dan menjaga hubungan baik dengan semua karyawan. Ya, secara garis besar audit manajemen adalah untuk meningkatkan kapasitas perolehan laba, pekerjaan manajemen, tujuan program, tujuan sosial, dan pengembangan sumber daya manusia sehingga visi organisasi dapat dicapai dengan mudah. Tujuan Audit Manajemen Audit manajemen mengacu pada keberadaan sistem kontrol, kepatuhan terhadap aturan dan regulasi, proses keputusan manajerial, dll. Jika dijabarkan, tujuan dari audit manajemen sendiri adalah Membuktikan kualitas manajemen dengan cara yang sama seperti audit keuangan yang membuktikan keakuratan pencatatan dan laporan keuangan. Memungkinkan evaluasi yang lebih obyektif dan lengkap dari total strategi manajemen dan struktur operasi. Memungkinkan manajemen untuk menemukan area masalah tertentu ketika manajer tidak dapat memberikan solusi yang bermanfaat. Melakukan identifikasi area utama mana dalam divisi perusahaan yang membutuhkan dukungan kontrol manajemen. Memberikan ukuran yang memadai untuk menilai sejauh mana pengendalian manajerial saat ini terbilang efektif. Untuk memastikan manajemen menyelesaikan pekerjaan yang ditugaskan dengan benar. Sistem kontrol yang diperkenalkan berfungsi dengan baik. Teknik Audit Manajemen 1. Analisis Penelaahan Analytical Review Apa itu analytical review? Analytical review adalah teknik yang digunakan oleh auditor untuk menilai laporan keuangan sebuah perusahaan. Analytical review ini adalah teknik yang berupaya untuk membandingkan perubahan saldo akun dari waktu ke waktu. Teknik ini mencoba melihat laporan keuangan secara detail dengan membandingkannya pada laporan tahun lalu. Apakah mengalami penurunan atau kenaikan? Jika ada penurunan atau kenaikan, maka apa sajakah faktor yang melatarbelakanginya? 2. Evaluasi Atas Sistem Pengendalian Manajemen yang Terdapat di Perusahaan Teknik kedua adalah auditor mengamati dan melakukan evaluasi pada strategi tertentu yang dilakukan oleh organisasi dalam memanajemen perusahaannya. Contohnya adalah observasi atas langkah-langkah pengendalian internal yang diadopsi dalam transaksi yang melibatkan kas, prosedur yang diikuti pada penerimaan, atau pengeluaran material, dll. Auditor melakukan observasi untuk mengevaluasi efisiensi dan efektivitas sistem yang diikuti oleh perusahaan. 3. Compliance Test Pengujian Ketaatan Pengujiaan ketaatan atau yang juga dikenal sebagai compliance test adalah teknik pengujian non fungsional yang dilakukan oleh perusahaan untuk memvalidasi, apakah sistem yang dikembangkan memenuhi standar perusahaan atau tidak. Compliance Test dilakukan untuk memastikan manajemen yang berjalan telah berkembang dan menjalani operasional bisnis sesuai dengan standar yang ditetapkan pemerintah. Standar ini harus dipahami dan dicatat dengan baik oleh manajemen. Compliance test pada dasarnya dilakukan melalui proses inspeksi dan hasil dari proses review harus dilaporkan dengan baik. Tujuannya untuk mengetahui apakah manajemen telah menetapkan prosedur kerja yang sesuai dengan aturan dan standar perusahaan atau tidak. Jenis Audit Manajemen Audit adalah cara utama untuk menemukan risiko dalam sistem manajemen dan mengatasinya semaksimal mungkin. Audit manajemen ini bisa dibilang adalah kunci untuk meningkatkan evaluasi kinerja, sehingga dalam sebuah perusahaan perlu sekiranya menerapkan jenis-jenis audit manajemen seperti 1. Audit Keuangan Audit keuangan dikenal sebagai audit eksternal. Audit keuangan melakukan pemeriksaan pada laporan keuangan sebuah perusahaan oleh auditor eksternal yang independen dari entitas lain dengan disesuaikan pada prinsip akuntansi. Audit keuangan, terjadi ketika pemeriksaan laporan keuangan perusahaan dilakukan untuk memastikan bahwa pencatatannya akurat. Audit keuangan dapat dilakukan secara internal oleh akuntan di dalam perusahaan atau secara eksternal oleh perusahaan. Audit keuangan dilakukan untuk memberikan pemeriksaan yang tidak bias atas laporan keuangan perusahaan. Pada dasarnya, audit keuangan adalah proses memeriksa ulang informasi keuangan yang disiapkan oleh orang lain. 2. Audit Operasional Audit operasional disebut juga sebagai audit internal merupakan aktivitas penilaian yang dilakukan oleh suatu organisasi untuk memastikan efektivitas pengendalian internal, manajemen risiko, dan tata kelola perusahaan. Tidak seperti audit eksternal, yang ruang lingkupnya hanya terbatas pada hal-hal yang menyangkut laporan keuangan, ruang lingkup audit internal sangat luas. Audit operasional dapat mencakup hal-hal yang dapat mempengaruhi pencapaian tujuan organisasi. Audit operasional biasanya dilakukan oleh staf audit internal untuk melakukan tinjauan di bidang keahlian mereka. 3. Special Assignments Sesuai dengan namanya, yakni special assignment maka jenis audit ini adalah memberikan penugasan khusus untuk melakukan pemeriksaan operasional perusahaan. Contoh special assignment adalah investigasi dengan mencari bukti ketidakwajaran; menyiratkan pelacakan informasi sistematis yang diharapkan atau perlu diketahui oleh auditor. Investigasi mencakup dugaan kasus penipuan, kecurangan dan penyalahgunaan, serta aktivitas yang tidak semestinya dilakukan. Perbedaan Audit Manajemen dan Audit Keuangan Audit manajemen adalah konsep audit yang berbeda dengan audit keuangan. Ruang lingkup dari audit manajemen lebih besar dari audit keuangan. Untuk membedakan kedua jenis audit ini, berikut adalah penjelasannya 1. Audit Manajemen Audit manajemen adalah suatu tindakan evaluasi terhadap semua aktivitas departemen perusahaan, dengan tujuan untuk memberikan saran yang tepat kepada manajemen. Audit manajemen sangat penting untuk membantu pekerjaan para karyawan. Dengan kata lain, audit manajemen adalah tugas yang berorientasi pada masa depan dengan mengevaluasi semua tingkat manajemen, seperti manajemen produksi, manajemen penjualan, manajemen pemasaran, dan sebagainya. 2. Audit Keuangan Audit keuangan adalah evaluasi atas laporan keuangan bisnis atau organisasi, dengan tujuan untuk memberikan review tentang “apakah keuangan dilaporkan secara wajar”. Audit keuangan adalah proses yang membantu perusahaan menjaga keakuratan transaksi keuangannya. Audit memastikan bahwa pemangku kepentingan diberikan informasi yang akurat dan kredibel tentang laporan keuangan, sehingga dapat membuat keputusan yang lebih tepat tentang perusahaan Anda. Proses audit keuangan melibatkan auditor yang mengevaluasi transaksi keuangan dan laporan bisnis perusahaan. Audit keuangan bisnis yang khas memiliki empat fase utama, yakni perencanaan, pengaturan pengendalian internal, pengujian, dan pelaporan Jika disimpulkan ruang lingkup audit manajemen jauh lebih luas daripada audit keuangan, karena audit manajemen mengevaluasi tidak hanya audit keuangan saja tetapi juga aspek-aspek bisnis lainnya. Tahapan Audit Manajemen Audit manajemen adalah metode untuk mengevaluasi efisiensi keseluruhan manajemen dari tingkat atas ke tingkat terendah. Tentunya metode evaluasi tingkat manajemen ini membutuhkan proses atau tahapan seperti 1. Preliminary Survey Preliminary Survey adalah tahapan audit dengan menanyakan seluruh karyawan yang bekerja di perusahaan untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Informasi yang dikumpulkan akan digunakan untuk mengembangkan rencana audit dan program audit. 2. Review & Testing Of Management Control System Tahap selanjutnya adalah prosedur audit untuk review dan menguji keefektifan sistem kontrol yang untuk menghasilkan bukti yang diinginkan. Bukti bisa didapatkan dari proses uji terhadap semua transaksi perusahaan yang berhubungan dengan management control system. Adanya tahapan ini berupaya untuk memastikan bahwasannya bukti yang didapatkan benar-benar kompeten. 3. Detailed examination Pada tahap ini auditor harus mulai mengumpulkan semua bukti yang dirasa cukup dan relevan untuk dapat menentukan tindakan apa saja yang perlu dilakukan manajemen. Pada tahapan ini, apabila ada pegawai perusahaan yang melakukan penyimpangan yang sekiranya merugikan perusahaan, maka manajemen harus memberikan tindakan disiplin sesuai dengan aturan. 4. Report Development Apa saja yang sudah ditemukan dalam proses audit harus dilaporkan secara detail. Di akhir kerja lapangan audit, audit internal akan bertemu dengan manajemen unit administrasi atau atasan lainnya untuk membahas masalah dan temuan dari audit. Setelah menerima draft laporan audit, maka manajemen diminta untuk memberikan komentar dan rencana seperti pertanggungjawaban dan jadwal pelaksanaan tindakan. Aplikasi Manajemen Audit Contoh dari pengaplikasian manajemen bisa dilihat dari beberapa fungsinya seperti pemasaran, penjualan, produksi, personalia, dan keuangan. Bentuk pengaplikasian manajemen audit ini sangat perlu untuk diperhatikan oleh perusahaan, apa sajakah bentuk pengaplikasiannya? 1. Fungsi Pemasaran Pemasaran adalah proses yang terdiri dari semua aktivitas yang terlibat mulai dari konsep produk hingga mencapai konsumen akhir. Beberapa hal yang menyebabkan market share berjalan tidak sesuai rencana atau bahkan tidak mengalami peningkatan adalah – Riset pasar yang tidak berjalan sebagaimana rencana. – Market intelligence sudah tidak berfungsi. – Proses training pada bagian pemasaran berjalan tidak sesuai. – Terlalu berekspektasi tinggi pada staff marketing. 2. Fungsi Penjualan Fungsi penjualan sangat penting untuk menaikkan omset sebuah perusahaan. Perusahaan harus bisa menjual banyak produk untuk meningkatkan omset. Jika penjualan mengalami penurunan maka omset pun ikut menurun. Umumnya beberapa penyebab fungsi penjualan menurun adalah – Strategi pemasaran yang kurang efektif. – Pesaing menggunakan teknik pemasaran yang lebih baik atau menawarkan produk yang lebih baik dengan harga lebih rendah. – Departemen penjualan tidak melakukan market penetration dengan baik. – Mutu dari produk perusahaan semakin turun sehingga tidak lagi diminati pelanggan. 3. Fungsi Produksi Produksi adalah proses ilmiah yang melibatkan transformasi bahan mentah masukan menjadi produk atau jasa yang diinginkan keluaran, dengan menambahkan nilai ekonomi. Perencanaan dan pengendalian yang efektif terhadap parameter produksi bisa menciptakan nilai bagi pelanggan. Jika ada yang salah dengan fungsi produksi, pada umumnya masalah tersebut berputar pada – Bahan baku yang sulit didapatkan oleh perusahaan sehingga mengganggu jadwal produksi. – Hasil produksi banyak yang cacat. – Banyak pelanggan meminta return karena perusahaan buruk dalam melakukan pengendalian mutu. – Mesin-mesin untuk produksi tidak dirawat dengan baik. 4. Fungsi Personalia Mempekerjakan karyawan atau personalia yang tepat adalah proses yang menantang, namun jika bisa menemukan tim yang tepat, maka hal itu bisa berdampak positif pada lingkungan kerja dan omset perusahaan. Nah, untuk bisa mendapatkan karyawan yang tepat, beberapa hal yang bisa dilakukan adalah – Proses rekrutmen harus ketat, perusahaan harus bisa menyeleksi calon karyawan yang sekiranya sesuai dengan klasifikasi. – Menempatkan karyawan sesuai dengan kualifikasi yang dimilikinya. – Perusahaan mempunyai sistem reward yang bagus. 5. Fungsi Keuangan Keuangan adalah hal yang sangat penting bagi bisnis apapun. Faktor-faktor yang mempengaruhi fungsi keuangan berjalan dengan baik adalah – Likuiditas yang dimiliki oleh bisnis berjalan dengan baik. – Dana yang bisnis miliki benar-benar dikelola dengan sebaik mungkin. – Piutang bisnis berjalan dengan optimal. Audit manajemen ini merupakan telaah komprehensif dan kritis terhadap semua aspek manajemen. Audit manajemen sendiri bisa dikatakan sebagai metode evaluasi independen dan sistematis atas segala aktivitas divisi perusahaan di semua tingkat manajemen. Hadirnya audit manajemen tentunya untuk memastikan fungsi, efisiensi, dan pencapaian manajemen sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh perusahaan. NilaiJawabanSoal/Petunjuk INSTITUT Badan yang bertujuan melakukan suatu penyelidikan ilmiah LIPI Organisasi dengan tujuan penyelidikan ilmiah RISET Penyelidikan suatu masalah secara bersistem, kritis, dan ilmiah IMF Organisasi internasional yang bertujuan mempererat kerja sama moneter global TEKNOLOGI Metode ilmiah/hasil penemuan yang bertujuan untuk memudahkan kehidupan manusia LEMBAGA Badan/organisasi yang tujuannya melakukan suatu penyelidikan keilmuan atau melakukan suatu usaha BULETIN 1 majalah yang diterbitkan oleh suatu organisasi untuk para anggotanya; 2 pamflet atau siaran kilat resrni tt perkembangan atau hasil-hasil penyelidikan pertandingan, dsb PRAMUKA Organisasi STUDI Penelitian Ilmiah Kajian EKSPEDISI 1 pengiriman surat, barang, dsb; 2 Huk salinan yang perjalanan penyelidikan ilmiah di suatu negeri yang kurang dikenal; 4 Mil pengiriman tentara untu... EKSPEDITOR 1 badan atau perusahaan yang bergerak dalam bidang pengangkutan atau pengiriman barang; 2 orang yang pekerjaannya menyelenggarakan pengangkutan baran... DISKOTIK 1 gedung tempat menyimpan koleksi piringan hitam; 2 lembaga yang menyimpan koleksi piringan hitam untuk tujuan ilmiah; 3 ruang atau gedung hiburan te... SISTEM ...pan dan biofilter; - solar tata surya; - sosial organisasi atau tata tingkah laku yang menyangkut hak dan kewajiban yang ditentukan oleh masyarakat ... KAJI Penyelidikan terhadap sesuatu SAINTIFIK Ilmiah ANGKET Isian penyelidikan ANALISA Penyelidikan fakta MAFIA Organisasi para bandit ORMAS Organisasi Masyarakat TELAAH Kajian, Penyelidikan INVESTIGASI Penyelidikan, penyidikan PARTAI Organisasi politik SENAT Organisasi Kemahasiswaan EKSPERIMEN Percobaan ilmiah EKSPLORASI Penjelajahan, penyelidikan Metode penelitian adalah suatu cara ilmiah untuk mendapatkan data yang valid dengan tujuan dapat ditemukan, dikembangkan, atau dibuktikan, suatu pengetahuan tertentu sehingga pada gilirannya dapat digunakan untuk memahami, memecahkan, dan mengantisipasi masalah dalam bidang tertentu. Jenis-jenis metode penelitian dapat dikelompokan menurut bidang, tujuan, metode, tingkat eksplanasi, dan waktu. Menurut bidang, penelitian dapat dibedakan menjadi penelitian akademis, profesional dan institusional. Dari segi tujuan, penelitian dapat dibedakan menjadi penelitian murni dan terapan. Dari segi metode penelitian, dapat dibedakan menjadi penelitian survey, penelitian expofacto, eksperimen, naturalistik, policy research, evaluation research, action research, sejarah, dan Research and development. Dari level of expalanation dapat dibedakan menjadi penelitian deskriptif, komparatif dan asiosiatif. Dari segi waktu dapat dibedakan menjadi penelitian cross sectional dan longitudinal. Dibawah akan diuraikan jenis metode penelitian menurut tujuan, metode, dan tingkat eksplanasi. Jenis jenis Metode Penelitian Penelitian Murni Penelitian Murni merupakan penelitian yang dilakukan atau diarahkan sekedar untuk memahami masalah organisasi secara mendalam dan hasil penelitian tersebut untuk pengembangan ilmu administrsi atau manajemen. Jujun S. Suriasumantri 1985 menyatakan bahwa penelitian yang bertujuan menemukan pengetahuan baru yang sebelumnya belum pernah diketahui. Penelitian Terapan Penelitian Terapan merupakan penelitian yang diarahkan untuk mendapakan informasi yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah. Gay 1977 menyatakan bahwa sulit untuk membedakan antara penelitian murni dasar dan terapan secara terpisah, karena keduanya terletak pada satu garis kontinum. Penelitian dasar bertujuan untuk mengembangkan teori dan tidak memperhatikan kegunaan yang langsung bersifat praktis. Penelitian dasar pada umumnya dilakukan pada laboratorium yang kondisinya ketat dan terkontrol. Penelitian terapan dilakukan dengan tujuan menerapkan, menguji, dan mengevaluasi kemampuan suatu teori yang diterapkan dalam memecahkan masalah masalah praktis. Jadi penelitian dasar berkenan dengan penemuan dan pengembangan ilmu. Setelah ilmu tersebut digunakan untuk memecahkan masalah, maka penelitian tersebut akan menjadi penelitian terapan. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan Pantun – Pengertian, Ciri, Macam, Cinta, Jenaka, Pendidikan, Agama, Nasehat, Contohnya Penelitian Survey Penelitian survey adalah penelitian yang dilakukan pada populasi besar maupun kecil, tetapi data yang dipelajari adalah data dari sample yang diambil dari populasi tersebut, sehingga ditemukan kejadian-kejadian relatif, distribusi, dan hubungan-hubungan antar variable. Contoh penelitian untuk mengungkapkan kecenderungan masyarakat dalam memilih pemimpin nasional dan daerah, kualitas SDM masyarakat Indonesia. Penelitian Ex Post Facto Penelitian Ex post facto merupakan suatu penelitian yang dilakukan untuk meneliti peristiwa yang telah terjadi dan kemudian merunut kebelakang untuk mengetahui factor-faktor yang dapat menyebabkan timbulnya kejadian tersebut. Contoh penelitian untuk mengungkapakn sebab-sebab terjadinya kebakaran gedung di suatu lembaga pemerintah, penelitian untuk mengungkapakan sebab-sebab terjadinya kerusuhan di suatu daerah. Penelitian Eksperimen Penelitian Eksperimen adalah suatu penelitian yang berusaha mencari pengaruh variable tertentu terhadap variable yang lain dalam kondisi yang terkontrol secara ketat. Contoh penelitian penerapan metode kerja baru terhadap produktifitas kerja, penelitian pengaruh mobil berpenumpang tiga terhadap kemacetan lalu lintas di jalan. Penelitian Naturalistic Penelitian naturalistic sering juga disebut metode kualitatif yaitu metode penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek alamiah. Contoh penelitian untuk mengungkapakn makna upacara ritual dari kelompok masyarakat tertentu, penelitian untuk menemukan factor-faktor yang menyebabkan terjadinya korupsi. Policy Research Policy research penelitian kebijaksanaan merupakan suatu proses penelitian yang dilakukaan pada, atau analisis terhadap masalah-masalah social yang mendasar, sehingga temuannya dapat direkomendasikan kepada pembuat keputusan untuk bertindak dalam menyelesaikan masalah. Contoh penelitian untuk membuat undang-undang atau peraturan tertentu, penelitian untuk pengembangan struktur organisasi. Action Research Action research adalah penelitian yang bertujuan untu mengembangkan metode kerja yang paling efisien, sehingga biaya produksi dapat ditekan dan produktivitas lembaga dapat meningkat. Contoh penelitian untuk memperbaiki prosedur dan metode kerja dalam pelayanan masyarakat, penelitian mencari metode mengajar yang baik. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan Pengertian Teks Ulasan, Contoh, Ciri, Tujuan, Struktur Dan Kaidahnya Penelitian Evaluasi Penelitian evaluasi adalah penelitian yang berfungsi untuk menjelaska fenomena suatu kejadian, kegiatan dan product. Contoh penelitian proses pelaksanaan suatu peraturan atau kebijakan, penelitian keluarga berencana. Penelitian Sejarah Penelitian sejarah adalah penelitian yang berkenaan dengan analisis yang logis terhadap kejadian-kejadian yang berlangsung di masa lalu. Contoh penelitian untuk mengetahui kapan berdirinya kota tertentu yang dapat digunakan untuk menentukan hari ulang tahun, penelitian untuk mengetahui perkembangan peradaban kelompok masyarakat tertentu. Penelitian Deskriptif Penelitian deskriptif adalah penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai variable mandiri, baik satu variabel atau lebih independent tanpa membuat perbandingan, atau menghubungkan antara varibel yang satu dengan yang lain. Contoh penelitian yang berusaha menjawab bagaimanakah profil presiden Indonesia, bagaimanakah etos kerja dan prestasi kerja para karyawan di suatu departemen. Penelitian Komparatif Penelitian komparatif merupakan suatu penelitian yang bersifat membandingkan sesuatu. Contoh adakah perbedaan profil presiden Indonesia dari waktu ke waktu, adakah perbedaan kemampuan kerja antara lulusan SMK dengan lulusan SMU. Penelitian Asosiatif Penelitian asosiatif adalah penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan dua variable atau lebih. Contoh apakah ada hubungan antara datangnya kupu-kupu dengan tamu, atau adakah pengaruh insentif terhadap prestasi kerja pegawai. Penelitian Kuantitatif Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang menggunakan data kuantitatif data yang berbentuk angka atau data yang diangkakan. Metode kuantitatif dinamakan metode tradisional , karena metode ini sudah mentradisi sebagai metode untuk penelitian. Metode ini disebut sebagai metode positivistik karena berlandaskan pada filsafat positivisme. Metode ini sebagai metode ilmiah karena telah memenuhi kaidah-kaidah ilmiah yaitu konkrit, obyektif, terukur, rasional, dan sistematis. Metode ini juga disebut metode discovery, karena dengan metode ini dapat ditemukan dan dikembangkan berbagai iptek baru. Metode ini disebut kuantitatifkarena data penelitiannya berupa angka-angka dan analisis menggunakan statistik. Jadi, metode kuantitatif merupakan metode yang digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, teknik pengambilan sampel pada umumnya dilakukan secara random, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/ statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah diterapkan. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan Pengertian Pantun Penelitian Kualitatif Penelitian kualitatif adalah peneltian yang menggunakan data kualitatif data yang berbentuk data, kalimat, skema, dan gambar. Metode penelitian kualitatif dinamakan sebagai metode baru karena popularitasnya belum lama, dinamakan metode postpositivistik karena berlandaskan pada filsafat postpositivisme. Metode ini disebut juga sebagai metode artistik, karena proses penelitian lebih bersifat seni kurang terpola dan disebut sebagai metode interpretive karena data hasil penelitian lebih berkenaan dengan interpretasi terhadap data yang ditemukan di lapangan. Jadi metode penelitian kualitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang digunakan untuik meneliti pada kondisi obyek yang alamiah, sebagai lawannya adalah eksperimen dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci, pengambilan sampel sumber data dilakukan dengan trianggulasi gabungan, analisis data bersifat induktif/kualitatif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna dari pada generalisasi. Dilihat dari tujuannya Dilihat dari tujuannya penelitian dikelompokkan menjadi beberapa bagian antara lain Explorative research yaitu penelitian yang bertujuan untuk menemukan ilmu pengetahuan yang baru; Development research yaitu penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan yang sudah ada; Verificative research adalah penelitian yang bertujuan untuk menguji kebenaran dari ilmu pengetahuan yang sudah ada; Historical research adalah penelitian yang menggambarkan ilmu-ilmu yang telah ada, prosesnya meliputi penyelidikan, pencatatan, analisis dan interpretasi dari kejadian yang telah ada dengan tujuan menemukan generalisasi; Descriptive research yaitu penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan hal yang terjadi saat ini; Experimental research yaitu penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan apa yang terjadi jika variabel tertentu dikontrol secara tertentu. Macam-macam Data Penelitian Jenis-jenis data yang biasanya digunakan untuk penelitian yaitu dapat dijelaskan sebagai berikut Data kualitatif adalah data yang dinyatakan dalam bentuk kata, kalimat sketsa dan gambar yang biasanya menunjukan suatu kualitas tertentu. Data kuantitatif adalah data yang berbentuk angka atau data yang diangkakan, biasanya berbentuk statistik. Data diskrit data nominal adalah data yang hanya dapat digolong-golongkan secara trepisah, secara diskrit atau kategori. Data kontinum adalah data yang bervariasi menurut tingkatan dan diperoleh dari hasil pengukuran. Ordinal adalah data yang berbentuk rangking atau peringkat. Interval adalah data yang jaraknya sama tetapi tidam mempunyai nilai 0 nol mutlak. Rasio adalah data yang jaraknya sama. Variable adalah atribut seseorang atau objek yang mempunyai variasi antara satu orang dengan yang lain atau satu objek dengan objek yang lain, atau kegiatan tertentu yang memiliki variasi tertentuyang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan ditarik kesimpulannya. Jenis-jenis variable dapat dibedakan menjadi variabel independent/ variabel bebas, variable dependent/variabel terikat, variable moderator, variable intervening, dan variable control. Jenis Dan Contoh Metodologi Penelitian Metodologi secara etimologi diartikan sebagai ilmu yang membahas mengenai metode-metode penelitian. Metodologi penelitian ialah strategi atau prinsip dasar yang digunakan dalam suatu penelitian untuk mempermudah mendapatkan data. Adapun jenis dan contoh metodologi penelitian yaitu sebagai berikut Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan Contoh Pamflet Penelitian Survey Metodologi penelitian survey merupakan jenis metode yang menggunakan angket ataupun kuesioner sebagai instrumen penelitian untuk mendapatkan data primernya. Dengan demikian desain kuesioner yang telah dirancang akan ditunjukkan kepada individu yang menjadi responden atau sebagai subjek pengisi angket. Penelitian survey ini termasuk ke dalam jenis penelitian kuantitatif. Responden yang terlibat dalam penelitian survey ialah sebagai bagian dari sampel penelitian yang mewakili populasi. Perbedaan antara sampel dan populasi yaitu, populasi adalah keseluruhan penduduk sedangkan sampel adalah mereka yang mewakilinya dalam penelitian. Pada penentuan sampel harus menggunakan teknik yang tepat agar sampel yang diperoleh bersifat representatif. Oleh karena itu, untuk memperoleh sampel tersebut diterapkan teknik sampling yang relevan untuk mendapatkan sampel yang representatif. Penelitian survey dapat dicontohkan sebagai berikut, misalnya penelitian tentang “Kendala apa saja yang dihadapi oleh guru SMA di kota Bandar Lampung dalam menerapkan pembelajaran berbasis kurikulum 2013”. Dengan demikian angket yang didesain memuat beberapa pertanyaan yang akan diajukan kepada guru sebagai sampel penelitian. Penelitian Eksperimental Penelitian eksperimental merupakan jenis penelitian kuantitatif. Peneliti melaksanakan ekperimen dengan hipotesis dan tujuan yang jelas. Misal ingin melihat seberapa berpengaruhnya metode pembelajaran menggunakan metode eksperimen dengan ceramah terhadap hasil belajar siswa. Secara umum penelitian eksperimental ini membagi objek penelitian menjadi dua kelompok untuk mendapatkan data yang sesuai dengan tujuan. Satu kelompok dimanfaatkan sebagai target eksperimen, sedangkan kelompok yang lainnya sebagai kontrol. Pada penelitian eksperimental kelompok kontrol berperan sebagai pembanding terhadap kelompok target. Dari hasil perbandingan antara kedua kelompok tersebut yang akan menghasilkan data penelitian eksperimen. Contoh penelitian yang dapat menerapkan metodologi eksperimental, misal “Pengaruh ruang terbuka hijau terhadap penurunan tingkat agresivitas warga kota Jakarta”. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan 101 Pengertian Dan Definisi Hak Cipta Menurut Para Ahli Penelitian Longitudinal Penelitian longitudinal adalah metode penelitian yang didesain untuk mengukur suatu perubahan atau perkembangan fenomena dalam periode waktu jangka panjang. Secara umum biasanya penelitian longitudinal menerapkan survey untuk mendapatkan data dari sampel penelitian. Meninjau kerena penelitian ini memerlukan waktu yang cukup panjang, maka sampel penelitian harus didatangi lagi minimal sekali untuk melakukan survey. Penelitian longitudinal terdiri atas dua jenis, yaitu studi panel dan studi cohort. Penelitian Grounded Penelitian grounded merupakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian ini fokus untuk menemukan teori baru yang berasal dari “grounded” pada data yang ada di lapangan. Oleh karena itu, peneliti yang menggunakan jenis penelitian grounded tidak menggunakan konsep atau teori yang sudah ditemukan oleh para ilmuan lainnya untuk rujukan sumber pendukung penelitian. Contoh penelitian grounded, misalnya peneliti mempelajari tindakan dan interaksi kehidupan sosial yang terjadi sebagai acuan penelitiannya. Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan Bank Perkreditan Rakyat – Sejarah, Pengertian, Usaha, Tujuan, Sasaran, Jenis, Fungsi, Manajemen, Contoh Mungkin Dibawah Ini yang Kamu Cari